Ada ratusan strategi bisnis diciptakan namun coba simak dahulu 27 strategi induk ini, bagaimana sih para jawara menerapkannya sebagai senjata dan mengaplikasikannya ?
Kalau kita merarik garis lurus antara kehidupan binatang dalam fabel dengan kehidupan bisnis , sebenarnya mirip, setidak – tidaknya , tidak terlalu jauh berbeda lah , katanya manusia adalah Homo erectus, homo sapiens, homo sosiologos.. kira – kira hewan yang berbudaya lah… he he he. Mengapa perusahaan yang nota bene memiliki aset yang lebih kecil dibandingkan perusahaan sejenis yang asetnya lebih besar bisa membukukan laba yang lebih besar? Karena biasanya perusahaan tersebut memiliki senjata strategi yang lebih tepat dan benar, serta gerak mereka yang lebih gesit dibandingkan sebuah perusahaan yang besar dan semakin gemuk.
Bagi bisnis , strategi ibaratnya mata bagi tubuh kita. Strategilah yang menuntun kita terjerembab kedalam jurang ataupun mencari celah jalan terbaik untuk keluar dari kesulitan nan gelap serta samar – samar menuju sebuah lintasan nan terang singasana kejayaannya.
Coba perhatikan Henky Setiawan, seorang distributor produk telepon sellular – Telesindo Shop ! Total jendral tahun 2008 lalu perusahaan ini sudah mempunyai 600 dealer dan sub dealer di seluruh penjuru nuswantoro. Apa kunci keberhasilan beliau dan perusahaannya ? Fokus, Komitmen dan Flexibelitas !
Siapa orangnya di bisnis telepon-sellular negeri ini yang tidak mengenal Henky ? Sudah semenjak dikenalkan tekhnologi AMPS di indonesia , orang yang satu ini sudah terjun menggeluti bisnis ini , hingga dunia mengenal tekhnologi 3,5 G ! Pendek kata beliau lah empu – mbah mbahnya pelaku bisnis telepon-sellular negeri ini. Jadi bolehlah track – record Fokus beliau dibidang ini . Garda terdepan dalam bisnis menurut Henky adalah Komitment. Apa jadinya sebuah transaksi bisnis bernilai puluhan ribu, jutaan, ratusan juta sampai milliaran atau trilliunan , jika kita sudah tidak bisa lagi dipegang komitmentnya ? Apa jadinya seorang mitra bisnis kita bila sudah tidak memiliki landasan rasa saling percaya ? Persoalan kepercayaan bukanlah perkara mudah kalau tidak bisa dibilang terlalu sulit untuk dilakukan. Kepercayaan hanya bisa dibangun oleh kedua belah pihak , tidak bisa semerta merta kita menuntut rasa kepercayaan yang tinggi dari pihak lain , tanpa kita bisa menumbuhkan pengakuan rasa percaya pihak lain akan komitment kita yang kuat. Kemampuan olah strategi Henky pernah diuji secara tuntas ditahun 2002, ketika bisnis telepon-sellular sedang mengalami stagnasi, saat itu secara berani Henky menerapkan model piramida duduk dengan membuka toko sebanyak mungkin , dengan perhitungan cermat dia bisa memiliki sekitar 30.000 reseller, jika katakanlah ada 200 hingga 300 orang saja tidak beli , Hengky masih bisa tersenyum lebar karena memiliki lebih banyak reseller lain yang bisa menjualkan. Ampuh bukan strategi ini ?
“Mata Rantai adalah salah satu keutamaan yang saya kedepankan !” demikian ujarnya saat ditanya strateginya dalam mengejar omzet. Semakin besar bisnis yang dia jalankan bukannya tanpa tantangan , dengan 2000 lebih karyawan dalam jaringan bisnisnya, dia harus memiliki strategi jitu agar semua karyawannya loyal terhadap perusahaan. Strategi yang dia terapkan tidak lah muluk – muluk, seperti apa yang banyak didengung – dengungkan orang , karyawan adalah partner. Tapi jargon ini benar benar dia terapkan secara nyata dan manusiawi.
Salah satu bukti , Hengky berani memutuskan untuk menanggung secara penuh biaya operasi ginjal yang diderita salah satu “keluarga” dari karyawannya. Saya ulangi , biaya operasi ginjal secara penuh keluarga salah satu karyawannya ! Adakah ini anda temukan sebelumnya ? Sangat mungkin perusahaan malah menolak biaya pengobatan karyawan-karyawannya karena berbagai macam alasan ! Tindakan Hengky yang sederhana ini membawa pesan nyata : Perusahaan tidak pernah sekalipun mengabaikan keadaan / kesejahteraan karyawannya ! Cerita ini memiliki multiplier effect yang luar biasa. Setelah beredar dikalangan mereka . Ini adalah pengalaman yang menarik untuk kita terapkan ! Hasilnya adalah semua karyawan mampu bekerja semaksimal mungkin dan sebaik mungkin.
Lain lagi dengan apa yang biasa dilakukan oleh Tung Desem Waringin, salah satu motivator yang disebut – sebut memiliki bayaran tertinggi di indonesia . Orang yang satu ini sering membuat nilai tambah dari pada berperang memikirkan masalah kompetisi antar motivator , menurutnya setiap motivator memiliki kepakarannya sendiri – sendiri. Jadi sesama motivator lain bukanlah sebagai kompetitor. Tips TDW adalah selalu janganlah sampai mengalahkan pihak lain, “Tapi buatlah diri anda memiliki nilai lebih dibanding yang lain”. Seperti yang biasa dia lihat di sosok mantan penguasa negeri ini , Soeharto sangat terkenal dengan jargon – jargonnya yang sok njawani menang tanpo ngasorake ! ( menang tanpa mengalahkan orang lain ) . Strategi lain adalah learn from the best , work with the best ! Do with the best ! Do it the best ! Duit memang the best ha ha ha….! Pak Tung – biasa melakukan kerjasama dengan yang terbaik, dengan menggandeng nama mereka maka sama usahanya dengan mendongkrak nama kita sejajar dengan ketenaran nama partner kita. Pak Tung biasa bekerjasama dengan Robert T. Kyosaki, Antony Robbins , dan pakar pakar motivator dunia yang lain, apa akibatnya ? Seolah – olah Pak Tung memang sudah sepakar dengan mereka, tapi sekarang orang sudah tidak ragu lagi menyebut Pak Tung adalah salah seorang yang berlabel No. 1 di negeri ini. Best seller ! Coba lihat ulahnya dengan menyebar uang receh pada peluncuran salah satu bukunya. Apa akibatnya ? Seluruh media negeri ini meliput semua ulahnya, secara tidak langsung dia sudah mendongkrak promosi, secara tidak sengaja mebuat penjualan bukunya melesat lebih cepat. Jelas order ceramah motivasinya berharga lebih meroket ! Tapi untuk Komunitas Tangan Di Atas pak Tung selalu menerapkan prinsip memberi, jadi jangan salah kalau menjadi member Komunitas TDA seperti sudah memesan tempat khusus bagi setiap seminar seminar yang diadakan olehnya tinggal ketik Reg kode TDA maka kita akan dapat harga khusus ! Jadi anda memang tidak salah menjadi member Komunitas ini !
Apa heibatnya Komunitas TDA ? Dengan berguru pada ahli-ahlinya seperti Pak Haji Allay, Pak Tung , Om Bob Sadino , Ustad Lihan, Jamil Azzaini , dan penceramah lain di Milad 3 kemarin tempo hari maka secara tidak langsung kita sudah bergerak mendekati level mereka ? Bagaimana anda siap ?
1. Dengan sabar menunggu musuh kelelahan
Inti Strategi : mempersiapkan posisi bertahan , lalu memanfaatkan segala kelebihan ketika musuh datang .
Aplikasi dalam bisnis/kehidupan pribadi : Ciptakan keunggulan pasar setelah mempersiapkan segala upaya untuk masuk pasar tersebut
Ket./Contoh : ketika banyak Hp memiliki vitur tv phone berbayar pulsa , merk TCN menggebrak dengan memasang perangkat TV pada gadgetnya – sekaligus bisa menikmati TV secara gratis tanpa harus bayar pulsa ! Jelas secara harga dan kemampuan produk pasti TCN lebih unggul dibanding 5 merk terkenal/terlaku di indonesia.
2. Reinkarnasi arwah
Inti strategi : melakukan re-organisasi, membuat pasukan anda tampil lebih baru , dengan kekuatan baru , dan strategi baru.
Aplikasi : Saat produk anda kurang bersaing, maka anda harus segera melakukan inovasi dan repositioning
ket./Contoh : banyak tempat makan dengan dekorasi masa lampau, menawarkan khas klasik tetapi menggunakan menejemen modern.
3. Mengepung Negara Wei , menolong negara Zhao
Inti strategi : saat sekutu anda diserang, maka saatnya anda bergabung menghadapi kompetitor, agar anda memiliki kekuatan untuk bertahan menhadapi gempuran lawan
Ket.Contoh : ketika negeri ini digempur low cost carrier, Garuda tidak bergeming, mereka malah meluncurkan produk citilink, sedang pangsa pasar garuda masih sama dan awet hingga sampai sekarang.
4. Memukul rumput untuk menakuti ular
inti strategi : ketahui inti dari kekuatan anda dan produk anda , rencanakan langkah yang tepat untuk memenangkan persaingan
Aplikasi : Informasi pasar melalui survey sudah diketahui secara lengkap guna ekspansi / penetrasi pasar yang lebih berhasil
5. Membuat keributan di Timur dan menyerang Barat
Inti Strategi : Anda melakukan proyeksi pemasaran pada satu titik yang kurang menjadi perhatian pihak lain, guna mengecoh pesaing dan memenangkan penjualan
Aplikasi : konsentrasi pada gerak tipu membuka peluang untuk mencapai target utama / tujuan anda
Ket./Contoh : banyak iklan yang melibatkan anak – anak sebagai sasaran iklannya, sekaligus mempergunakan jargon – jargon anak – anak , memang bukan anak yang memiliki uang dan memutuskan untuk membeli, tetapi sering kali anak anak adalah penentu keputusan yang paling jitu dari calon client dalam memutuskan untuk membeli suatu produk barang/jasa.
6. Menunjuk Pohon Murbei dan Mengutuk pohon Pagoda
Inti Strategi : Memberi pesan dengan fokus pada yang lain, mengecoh produk / perusahaan lain agar memiliki pandangan yang berbeda dengan produk / jasa yang kita tawarkan
Ket./Contoh : Iklan produk operator telp sellular yang selalu menunjuk kelemahan produk lain dibanding produk miliknya, atau iklan jamu yang mengkritik cara iklan produk jamu yang lain , walau pesannya sering disamarkan tetapi maksudnya jelas bahwa produk kita lebih baik dari produk yang lain
7 .Menuju Chen Cang melalui jalur tersembunyi
Aplikasi : menggunakan cara cara yang tersembunyi, berbeda / samar-samar untuk memperkenalkan atau menjual produk kita agar lebih dikenal dari pada produk lain
Ket.Contoh : Sponsori suatu event kemasyarakatan, komunitas tertentu yang memiliki anggota yang loyal setia dan banyak jumlahnya agar secara tidak langsung produk kita dikenal baik oleh masyarakat, misalnya sponsor lomba gambar anak – anak , maka produk kita akan dikenal secara merata oleh mereka, ingat jurus ke 5 diatas !
8 . Berubah dari Posisi Tamu menjadi Tuan Rumah
inti Stategi : Anda menunjukkan pada produk lain bahwa anda bukan saingannya, tetapi partner mereka
Aplikasi : Secara bertahap tingkatkan hegemoni produk anda kepada para pembeli , juga pengaruh produk anda / toko anda
pada yang lain bahwa anda adalah yang paling utama
Ket./Contoh : Keperkasaan produk Wings dengan produk Mie Sedap yang mulai menggoyang produk produk Indomie atau perlengkapan kesehatan ( sabun mandi/cuci/ shampho dan lain lain ) yang sudah mulai merambah customer produk – produk Unilever
9. Mengambil Kayu Bakar dari Bawah Kuali
Inti Strategi : Menyerang secara langsung pusat pemasaran produk lain
Aplikasi : Menghantam produk lain secara telak setelah kita yakin pada kekuatan kita, sehingga dengan berhadap-hadapan langsung di pusat pemasaran mereka , produk lain menjadi patah semangat dan mudah menyerah.
Ket.Contoh : Akuisisi produsen tepung/terigu oleh Indomie dengan maksud ketergantungan produk lain akan tepung terigu dari Indomie, sehingga secara tidak langsung produk lain menjadi lemah , akhirnya diakuisisi , atau tidak dipasok bahan bakunya.
10. Menciptakan Sesuatu dari yang Tidak Ada
Inti Strategi : Mengecoh/ Menciptakan Decoy pihak lain akan suatu produk , menjadikan tipuan / samaran itu menjadi kenyataan yang mengagetkan pihak lain
Aplikasi : Anda membuat sebuah terobosan produk yang kreatif dan inovatif sehingga konsumen terpana oleh produk anda. Pelangganpun akan datang meminati produk anda
Ket.Contoh : produk kendaraan roda 3 buatan china , yang demikian menyerap pemasaran pagi pelaku bisnis kecil, sebagai sebuah alat transportasi alternatif sekaligus membuka peluang kesempatan bisnis kecil. Belum pernah ada produk Jepang yang tertarik mengejar kesana , karena diluar perkiraan inovasi mereka.
11. Untuk menghancurkan Pembrontak Tangkaplah Pemimpinnya
Inti Strategi : Menemukan dan “menangkap” faktor utama keberhasilan suatu produk untuk menerapkannya pada produk usaha kita.
Aplikasi : Membajak karyawan / pimpinan unit usaha untuk membuat unit usaha lain menjadi tidak berdaya, karena kehilangan orang – orang pentingnya.
ket.Contoh : Sering terjadi saat ini dengan perekrutan oleh satu perusahaan orang dengan posisi posisi penting dari perusahaan lain, selain untuk mendapatkan karyawan dengan kualifikasi yang sesuai dengan pengalaman yang dibutuhkannya , juga untuk “menggembosi” kekuatan perusahaan pesaingnya.
12.Membunuh dengan Pisau Pinjaman
Inti Strategi : menggunakan pihak ketiga untuk menaklukkan pesaingnya
Ket.Contoh : Awalnya Raja FO. Perry Tristianto Tedja berdagang di RM.Rindu Alam Puncak, kemampuan Rumah Makan itu untuk menghadirkan orang orang kaya berduit tebal dari Jakarta dimanfaatkan Perry untuk menjual kaos kaos dengan tema Elite serta bisa diterima oleh kalangan tersebut. Jadi kapan kita bisa mulai jualan di RM. Ikan Bakar Cianjur atau RM. Padang Sederhana yang selalu ramai diserbu pembeli misalnya ?
13. Sambil lalu Menuntun Kambing
Inti Strategi : Memanfaatkan kesempatan yang ada tanpa mengabaikan tugas utama atau misi awal usaha anda.
Aplikasi : Memanfaatkan sekecil apapun peluang untuk mendayagunakan penjualan produk anda menjadi lebih meningkat
Ket.Contoh : Melihat Dagadu yang banyak mempergunakan tenaga Magang Mahasiswa dari daerah-daerah diluar Jogja, selain berharga ( baca : gaji murah ) juga sebagai marketer utama saat mereka nanti lulus dan kembali ke daerah mereka masing masing, sebuah iklan promosi yang berharga murah sekaligus sangat efektif.
14. Memperhatikan Kebakaran dari Seberang Sungai
Inti Strategi : Ketika produk lain sedang ada masalah internal , usahakan jangan merencanakan serangan mendadak terhadap mereka. Usahakan tetap mejalin hubungan dengan mereka.
Aplikasi : Saat usaha lain sejenis sedang ada masalah, terjadi konflik internal, supply stock terhambat, kekurangan modal, terbelit hutang, bila dimungkinkan kita masih menjalin hubungan dan ikut membantu.
Ket.Contoh : Perusahaan yang memiliki dana serta market leader yang cukup baik, cenderung mengakuisisi perusahaan lain sejenis yang sedang kolaps atau terlibat hutang menumpuk, dibanding membuat perusahaan baru , akuisisi sebuah perusahaan beserta aset utang dan piutangnya adalah lebih murah dan memiliki efektifitas yang lebih baik.
15. Melempar Batu Bata demi Sebuah Batu Giok
Inti Strategi : Pengorbanan kecil demi sebuah hasil yang besar adalah intinya
Aplikasi : Memberi hadiah khusus kepada pelanggan ( dengan percived value yang tinggi ) akan memberikan leverage khusus pada produk usaha kita kepada pelanggan. Repeat order menjadi terjaga dan words of mouth menjadi efektif hasilnya .
ket.Contoh : TDW , selalu memberikan hadiah khusus CD/DVD, buku buku best sellernya pada setiap seminar motivatornya, demikian juga para pembicara terbaik lain, padahal harga hadiah itu tidak lebih mahal dari harga tiket aselinya , tetapi dengan mencantumkan special percived value seakan akan kita membeli seminar seharga 2Juta lebih hanya dengan membayar 500 ribu di pendaftaran awal, pada pendaftaran yang terlambat maka harga seminar menjadi 2juta !
16. Merampok / Menjarah musuh saat terjadi kebakaran
Inti : Bertolak belakang dengan jurus ke 14, dengan cara yang sedikit “licik/kasar” memanfaatkan kesempatan disaat musuh lengah guna meningkatkan produk penjualan kita
Aplikasi : Pemasaran produk kita genjot melesat cepat saat ada kesempatan .
Ket.Contoh : Saat hujan / bencana banjir datang maka sering kita lihat pemasaran payung / jas hujan meningkat, pedagang loak memanen rejeki saat banjir surut, bengkel mobil meningkat pesat karena order perbaikan mobil yg terendam banjir menumpuk , produsen mie instant , beras , bahan kebutuhan pokok lain melesat penjualannya karena banyak diborong para dermawan guna menyumbang korban banjir.
17. Menaklukkan Musuh dengan Wanita?Pria?
Inti Strategi : Mempergunakan kekuatan kecantikan wanita cantik sebagai pengecoh agar terlena dan tidak waspada dan atau kekuatan kegagahan dan ketegasan seorang Model Laki – Laki sebagai pemikat.
Aplikasi : menggunakan fitur yang “cantik” dan atau “gagah” untuk menggoda, sekaligus daya tarik utama.Ket.Contoh : Kita sering terlena pada produk dengan kemasan yang indah serta gagah mempesona mata, tanpa kita mengetahui kandungan utama pada produk yang kita beli, misalnya produk – produk makanan anak anak yang beraneka ragam dan warna warni, padahal secara gizi produk produk itu sangat berbahaya bagi anak anak.
18. Berpura-pura Bodoh , menyembunyikan Kecerdikan
Inti strategi : menunjukkan “kebodohan” atau “kelemahan” agar anda dianggap biasa – biasa saja. Atau malah tidak dianggap sama sekali.
Aplikasi : Pada saat orang lain lengah/tidak waspada dengan penampilan kita, maka kita akan lebih mudah memasuki pasar, penetrasi market dan menguasai keadaan
Ket.Contoh : Coba lihat Om BOB Sadino atau Ustad Lihan, lihat gaya penampilan mereka yang sederhana dan boleh dibilang ala kadarnya, siapa yang menyangka dan belum pernah kenal sebelumnya pasti tidak sadar bahwa mereka sedang berhadapan dengan sang Naga !
19. Memancing Harimau turun gunung !
Inti strategi : memancing setiap sasaran agar keluar dari posisi aman mereka untuk diserang, saat mereka keluar kandang dan lengah , itulah sasaran empuk kita.
Ket.Contoh : Banyak outlet memanfaatkan tipu daya undangan berhadiah yang dikirimkan secara acak atau kepada sesiapa saja yang lewat didepannya dengan memberikan iming iming hadiah yang sebenarnya tidak seberapa ( contoh : asbak/sabun cuci kaca mobil ) pada hakekatnya mereka bertujuan untuk “menjebak”/mengundang kita datang ke outlet mereka, saat kita sedang berada di outlet mereka , kita adalah sasaran empuk yang mudah ditaklukkan jikalau kita lengah/tidak waspada ! Hati hati bisa bisa anda tertipu dengan ulah seperti ini !
20. Melepaskan Musuh untuk di terkam kembali !
( Boso jowone ; Culke ndasse, cekeli buntutte )
Inti : Setelah berhasil menangkap musuh, tidak langsung di habisin tetapi dibiarkan hidup untuk kemudian di terkam lagi pelan pelan , hingga meraka 100% dalam genggaman kita.
Aplikasi : pada suatu saat , tidak seharusnya semua profit yang bisa kita dapatkan habis kita makan semua, ada baiknya sebagian profit itu kita kembalikan lagi ke customer / pelanggan setia kita, agar pelanggan loyal terhadap kita.
Ket.Contoh : Hadiah Tahapan BCA – hadiah hadiah ulang tahun stasiun TV, Door Price dll pada hakekatnya adalah kesempatan kita untuk menjadikan pelanggan penikmat produk kita menjadi lebih Loyal .
21. Memindahkan Tangga setelah musuh memanjat !
Inti : Sebuah siasat licik agar musuh terjebak pada perangkap (area of control), kemudian anda memutuskan semua jalan keluar .
Aplikasi : Dengan bujuk rayu janji janji manis fasilitas-fasilitas menarik serta paparan yang melenakan anda berusaha membuat calon “musuh” masuk kedalam kekuasaan anda
Ket.Contoh : Kartu kredit / KTA dengan syarat – syarat ringan menggunakan trik strategi ini, hingga suatu saat nasabah menjadi terlena main gesek tanpa perhitungan , pada akhirnya terjebak kredit macet yang bisa sampai dikejar-kejar debt collector.
22. Menutup pintu untuk menangkap pencuri
Inti strategi : Bila musuh yang dihadapi relatif kecil dan lemah, manfaatkan untuk mengepungnya dan cegah cara mereka untuk melepaskan diri
Ket.Contoh : Perusahaan sering menawarkan fasilitas One Stop Shopping ! Kebutuhan pelangganpun akan terlayani secara penuh tidak perlu lari ketempat lain karen semua ada disana. Konsep supermarket, toserba, dan minimarket juga sama strateginya seperti ini.
23. Mengganti Buah Plum dengan Buah Persik
Inti strategi : anda tidak bisa selalu menang dalam setiap perang, untu itu anda harus konsolidasi atur strategi dan cerdik memenangkan peperangan yang lain.
Aplikasi : Menjaul salah satu produk dengan harga lebih murah dari yang lain, memung-kinkan untuk rugi disuatu kesempatan , tetapi mendapatkan keuntungan berlebih dari produk lain.
Ket.Contoh : Sebuah toko menjual produk Aqua / Minuman lebih murah dari harga manapaun yang ada di wiliyah itu, pasti orang akan berbondong bondong belanja disana, dikesempatan itu dia juga menjual produk lain dengan harga premium, sehingga hasilnya bisa lebih banyak dari penjualan produk ini. Produk Aqua / minuman masih tetap untung karena mendapat bonus khusus dari produsen.
24. Melepaskan diri bagai Tonggeret melepaskan kulitnya
Inti strategi : ketika mundur / kalah / lengser keprabon , anda menciptakan kesan masih ada dan berkuasa. Seolah olah malah bisa hidup sepanjang masa.
Aplikasi : Bagaimana anda menciptakan kesan bagus dan dikenang sepanjang masa ? Produk atau usaha anda dikenal banyak orang secara luas turun menurun dalam masa yang lama .
Ket.Contoh : Regenerasi yang baik , penanaman image yang mendalam serta kloning / kroni yang mendarah daging , seakan akan menciptakan kerajaan bisnis yang tiada tergoyahkan hingga akhir hayatnya, kerajaan bisnis Liem Siew Liong benar – benar masih diakui kehebatannya hingga saat ini padahal generasi Om Liem sudah berganti ganti, atau dalam kancah politik , siapa tidak kenal Soekarno dan Soeharto ?
25 . Ketika mundur menjadi pilihan terakhir !
Inti strategi : Ketika tidak ada strategi lain yang bisa dioptimalkan dan konfrontasi / keada -an serasa semakin tidak menguntungkan , maka mundur bukanlah pilihan buruk.
Aplikasi : Mundur dan kalah pada suatu saat adalah biasa dalam bisnis , apalagi saat situasi kondisi seperti sekarang ini. Pergunakan kekuatan yang ada untuk disimpan pada kesempatan yang lebih baik , atau dilaksanakan di tempat lain.
Ket.Contoh : Ketika krisis/keadaan semakin tidak menentu, ekspansi bisnis seharusnya dikurangi, sambil menunggu keadaan membaik kembali.
26. Memanfaatkan Bunga Palsu di Pohon !
Inti : Menggunakan penampilan untuk memperdaya
Aplikasi : hampir sama dengan dengan jurus ke 17. dengan menampilkan sebuah produk sederhana / biasa – biasa saja dengan sesuatu tampilan yang tampak luar biasa , ekslusif , wah, canggih , gagah, kokoh menarik, sehingga mengundang selera.
Ket.Contoh : Auto Bridal, yang sebenarnya adalah produk cuci mobil biasa , bisa ditampilkan dengan lebih mahal ! Bisnis inipun menjadi bisnis kelas atas dan eksklusif karena harga bisnisnya yang semakin mahal dan didatangi oleh pelanggan-pelanggan yang eksklusif pula.
27. Siasat melukai diri Sendiri.Pengorbanan !
Inti : Menikmati “luka” yang diciptakan sendiri. Sebagai sebuah pengorbanan guna mendapatkan kepercayaan.
Aplikasi : Berani mengorbankan diri dalam kondisi apapun guna untuk mendapatkan kepercayaan pelanggan.
Menggabungkan inti startegi menjadi energi !
Secara simultan saat kita mampu memanfaatkan gabungan dari inti – inti stratetgi itu menjadi kekuatan energi yang besar, maka secara cerdas kita akan bisa melawan musuh yang terlalu kuat dan sulit untuk dikalahkan , menjadi secara bertahap setahap demi setahap bertahan dan kemudian menyerang balik hingga bisa mengalahkan mereka.
Pada hakekatnya , pengusaha harus secara jernih membaca keadaan , mencari peluang/kesempatan dan pandai mempergunakan strategi terbaik yang bisa jadi adalah gabungan dari strategi – strategi diatas dengan tujuan akhir agar bisa menguasai pasar dan mengalahkan kompetitor ! Lalu bagaimana anda menerapkan strategi anda agar berhasil ?
Disarikan dari majalah Pengusaha – terbitan Maret 2008 ( taken from the BOOK “ The Best of Chinese Strategies” writen by Leman )
TitO’Semarang
Ingkang Sinuhun Ngarso nDalem Tumenggung TDA ing tlatah Semarang hadiningrat-an
JuaraGan SusuKedelai Bubuk Merk BEE +Plus 69 http://tetitito.multiply.com/ atau http://beeplus69.wordpress.com/
024 70262521 / 70505603…. jangan nelpon ke 0811 275 270 dulu ya, lagi ngadat ! LAGI !
Filed under: Uncategorized
Art of WAReg…
perang dengan strategi beginian, hasilnya Dahsyat…
dulu orang naik keledai untuk maju perang, sekarang naik kedelai…wah mantab!!!